Brundle sebut kecelakaan Alonso tak masuk akal
LONDON – Pembalap legendaris tim McLaren, Martin
Brundle, menilai kecelakaan yang dialami Fernando Alonso sangat aneh.
Bahkan, pria yang kini bekerja sebagai komentator balapan mencium ada
yang tak beres dengan insiden yang dialami driver asal Spanyol tersebut.
Seperti yang sudah diketahui, Alonso mengalami kecelakaan kala mentas dalam sesi tes pramusim di Sirkuit Katalunya beberpa waktu lalu. Kecelakaan itu membuatnya harus dirawat selama tiga hari dan dinyatakan mengalami gegar otak.
Bahkan, insiden itu juga membuat Alonso dipastikan absen dari sesi pembuka F1 2015 di Australia, 15 Maret 2015 mendatang. Melihat kondisi tersebut, lantas mendapatkan komentar miring dari salah satu legenda McLaren, Brundle.
“Saya rasa kecelakaan (yang dialami) Alonso sangat tak masuk akal dan juga aneh. Saya sendiri tak tahu faktor apa yang membuat Alonso kehilangan kendali terhadap stir mobilnya dan menabrak dinding pembatas,” kata Brundle, seperti dikutip Motorsport, Kamis (5/3/2015).
“Mereka (tim McLaren) harus menemukan penyebabnya. Itu bukan kecelakaan yang wajar terjadi, dan saya melihat ada yang salah dengan mobil baru milik mereka (MP430). Sebab, saya tak ingin hal itu kembali terulang saat musim 2015 dimulai nanti,” pungkas pria 55 tahun itu.
Seperti yang sudah diketahui, Alonso mengalami kecelakaan kala mentas dalam sesi tes pramusim di Sirkuit Katalunya beberpa waktu lalu. Kecelakaan itu membuatnya harus dirawat selama tiga hari dan dinyatakan mengalami gegar otak.
Bahkan, insiden itu juga membuat Alonso dipastikan absen dari sesi pembuka F1 2015 di Australia, 15 Maret 2015 mendatang. Melihat kondisi tersebut, lantas mendapatkan komentar miring dari salah satu legenda McLaren, Brundle.
“Saya rasa kecelakaan (yang dialami) Alonso sangat tak masuk akal dan juga aneh. Saya sendiri tak tahu faktor apa yang membuat Alonso kehilangan kendali terhadap stir mobilnya dan menabrak dinding pembatas,” kata Brundle, seperti dikutip Motorsport, Kamis (5/3/2015).
“Mereka (tim McLaren) harus menemukan penyebabnya. Itu bukan kecelakaan yang wajar terjadi, dan saya melihat ada yang salah dengan mobil baru milik mereka (MP430). Sebab, saya tak ingin hal itu kembali terulang saat musim 2015 dimulai nanti,” pungkas pria 55 tahun itu.

0 comments:
Post a Comment