Jelang
MotoGP Austin
Lazuhardianto - detikSport
Getty Images Sport/Mirco Lazzari gp
Austin - Setelah hanya mampu finis kelima pada seri pembuka MotoGP
2015 di Qatar, Marc Marquez mengusung misi bangkit di Austin. Rider Honda itu
didukung catatan 100% kemenangan di Circuit of The Americas.
Marquez harus puas hanya finis di posisi lima di Qatar setelah terlibat insiden selepas start. Dia melebar di tikungan pertama hingga tercecer di posisi terakhir. Usaha mati-matian dari pebalap Spanyol itu akhirnya membawanya finis nomor lima.
Setelah kegagalan di Qatar, Marquez tentu ingin kembali ke atas podium. Juara dunia dua musim terakhir itu optimistis dengan kansnya di MotoGP Austin akhir pekan ini.
Dari dua gelaran yang sudah berlangsung di Circuit of The Americas, Marquez tak pernah gagal menang. Karakter sirkuit yang menonjolkan tenaga motor dan kecepatan di trek lurus diakui jadi keunggulan untuk pemuda 22 tahun itu dan Honda.
"Saya suka di sini, di Austin dan trek-trek Amerika Serikat lainnya. Karakternya bagus untuk motor dan gaya balapan saya karena treknya cenderung stop and go. Tidak seperti Qatar yang penuh dengan tikungan cepat," kata Marquez di situs resmi MotoGP.
Hal ini turut diakui pebalap Yamaha Valentino Rossi. Rossi yang naik podium pertama di Qatar lalu percaya Marquez bakal melaju amat cepat di Austin karena karakternya sangat cocok.
"Di trek ini, Marc selalu tampil sangat tangguh. Treknya tidak cuma cocok untuk Honda, tapi juga cocok dengan Marc!" demikian tujuh kali juara dunia kelas primer ini.
Marquez harus puas hanya finis di posisi lima di Qatar setelah terlibat insiden selepas start. Dia melebar di tikungan pertama hingga tercecer di posisi terakhir. Usaha mati-matian dari pebalap Spanyol itu akhirnya membawanya finis nomor lima.
Setelah kegagalan di Qatar, Marquez tentu ingin kembali ke atas podium. Juara dunia dua musim terakhir itu optimistis dengan kansnya di MotoGP Austin akhir pekan ini.
Dari dua gelaran yang sudah berlangsung di Circuit of The Americas, Marquez tak pernah gagal menang. Karakter sirkuit yang menonjolkan tenaga motor dan kecepatan di trek lurus diakui jadi keunggulan untuk pemuda 22 tahun itu dan Honda.
"Saya suka di sini, di Austin dan trek-trek Amerika Serikat lainnya. Karakternya bagus untuk motor dan gaya balapan saya karena treknya cenderung stop and go. Tidak seperti Qatar yang penuh dengan tikungan cepat," kata Marquez di situs resmi MotoGP.
Hal ini turut diakui pebalap Yamaha Valentino Rossi. Rossi yang naik podium pertama di Qatar lalu percaya Marquez bakal melaju amat cepat di Austin karena karakternya sangat cocok.
"Di trek ini, Marc selalu tampil sangat tangguh. Treknya tidak cuma cocok untuk Honda, tapi juga cocok dengan Marc!" demikian tujuh kali juara dunia kelas primer ini.

0 comments:
Post a Comment